Tips Upgrade Level Pebisnis Anda

Jika Anda saat ini sedang mempelajari Instagram Marketing atau Facebook Marketing (ntah itu berbayar atau organik).

Selamat Anda satu langkah lebih maju dari mereka (pebisnis) yang sampai saat ini belom memanfaatkan sosial media sebagai media berkomunikasi dengan pelanggan.

Kenapa selangkah lebih maju?

Coba liat sekeliling Anda, teman, keluarga Anda, masing-masing setidaknya punya satu smartphone yang sudah pasti terinstal aplikasi seperti Facebook dan Instagram. Dan itu tidak buruk di era saat ini.

Dimana perhatian sebagian besar masyarakat Indonesia mulai beralih ke dunia smartphone dan internet, khususnya media sosial maka cara kita menjangkau mereka pun berubah.

Jika dulu Ayah saya punya banyak ruko untuk menjangkau pembeli diberbagai daerah untuk menjual jam tangan, maka sekarang Ayah saya cukup bekerja di garansi rumah dibantu beberapa karyawan dan bisa menjangkau lebih banyak orang dibanding sebelumnya berkat internet.

Itu salah satu dampak disruptive dari media sosial dan internet.

Tapi sekarang saya tanya kepada Anda, banyak yang gembar-gembor ingin jadi pebisnis online, benar?

Tapi siapa sih sebenarnya pebisnis online itu? Apakah mereka yang berjualan di marketplace itu pebisnis? atau mereka yang berjualan melalui sosial media itu pebisnis? lalu apa bedanya dengan pedagang jika mereka tetap melakukannya sendiri?

Jika Anda saat ini diposisi itu, maka berbenahlah, upgrade diri, upgrade ilmu Anda. Banyak jalan menuju Roma.

Saat ini saya juga sedang belajar di Singapore di acara seminar Tony Robbins, tidak murah memang harga tiketnya bagi sebagian orang, tapi inilah cara saya berbenah dan meng-upgrade diri dan bisnis saya.

Anda pun juga sama, sampai kapan Anda melakukan Instagram Marketing & Facebook Marketing sendirian, pada waktunya nanti Anda akan punya team yang membantu Anda mulai dari sisi marketing, keuangan, operasional, dll. Tentu itu ada ilmunya.

Salah satunya di level 12 Pasukan Alona, disana saya dan mentor menjelaskan bagaimana cara saya membangun tim hingga mempunyai puluhan karyawan saat ini. Studi kasus yang bisa Anda pelajari langsung dari saya.

Butuh waktu? YES, membangun tim itu butuh waktu, tapi bukankah lebih baik disiapkan ILMUNYA sedari sekarang jika memang itu tujuan Anda membangun bisnis?

Anda juga bisa bertanya langsung kepada saya dan mentor jika Anda mengalami kendala saat membangun tim bisnis Anda, saya pikir itu yang Anda butuhkan.

Materi dan Mentor…

Sumber : Rico Huang (Owner Alona)

Cara Memulai Menjadi Dropship

Ada beberapa hal yang ingin saya jelaskan tentang dropship, hal ini akan memudahkan Anda yang ingin memulai bisnis dengan sistem dropship.

Tapi sebelumnya saya sarankan untuk mengambil buku catatan kecil agar apa yang saya share tidak hilang begitu saja dan bisa langsung Anda terapkan.

1. Cari supplier yang bisa dipercaya

Sebagai dropshiper, kita harus memastikan bahwa mereka tidak akan memberikan nomor mereka kepada pembeli kita saat mengirimkan barang. Karena sistem dropship yang baik adalah sang supplier hanya akan memberikan nama OLshop kita dan juga nomor handphone pada keterangan pengirim. Tanpa meletakan nomor handphone dirinya.

Jadi sebelum Anda memutuskan memilih supplier, tes lah terlebih dahulu dengan cara menanyakan bisakah menggunakan sistem dropship?

Jika bisa, lanjutkan memesan ke alamat anda dengan sistem dropship (nama pengirim adalah nama onlineshop anda). Jika saat sampai dirumah anda nama pengirimnya benar nama OLshop anda tanpa ada nama & no hp supplier maka supplier tersebut dapat dipercaya dan anda bisa lanjutkan kerjasamanya.

2. Cari supplier yang fast respons

Karena dropshiper tidak memegang barang, jadi kita perlu mencari supplier yang cepat membalas chat. Jika supplier sangat lambat dalam hal respon, lebih baik tinggalkan dan cari yang lebih cepat. Karena jika anda memilih supplier yang lambat dalam merespons otomatis pembeli anda pun akan kabur jika lama menunggu update stok barang atau harga dari anda.

3. Fokus hanya pada satu supplier

Setelah menemukan supplier yang memenuhi 2 kriteria diatas, maka fokuslah menjual barang yang ada pada supplier tersebut. Karena jika anda memiliki banyak supplier, akan merepotkan anda saat ada seorang pembeli yang memilih produk yang berasal dari supplier yang berbeda-beda. Anda akan rugi di ongkir (karena sumber produk yang berbeda supplier). Dengan fokus pada supplier, anda tidak akan ribet pada hitungan ongkir.

4. Pasarkan di berbagai chanel

Manfaatkan semua sosial media dan marketplace yang ada. Manfaatkan semua chanel untuk berjualan, seperti instagram, facebook, whatsapp, tokopedia, bukalapak, shopee, dan berbagai chanel lainnya. Semakin eksis, maka jualan anda semakin laris.

5. Jaga kepuasan & simpan database pembeli

Kepuasan pembeli adalah hal yang penting, manjakan mereka dengan pelayanan yang ramah dengan emot senyum dan juga fast respons. Jika ada keluhan layani dengan baik. Saya selalu memilih lebih baik rugi sedikit daripada hilang kepercayaan. Karena pembeli yang puas akan kembali lagi membawa kawannya untuk membeli pada kita.

Jangan pernah lupakan database pembeli.

Walaupun terjadi closingan di marketplace, tetap lakukan chat personal via whatsapp untuk sekedar mengatakan terima kasih dan pancing mereka save nomor kita dengan diskon pembelian berikutnya.

Karena status di whatsapp yang kita buat bisa terlihat di mereka ketika sudah di save, dan hal tersebut bisa dimanfaatkan untuk media promosi.

Sistem dropship ini memiliki kekurangan yaitu kita tidak tahu sebagus apa produk yang kita jual, oleh sebab itu, sebelum menjualnya usahakan anda telah memiliki produk tersebut dan memahami kualitasnya.

Karena jika Anda puas dengan produk yang anda jual, akan lebih mudah mentransfer energy kepuasan tersebut kepada calon pembeli anda.

Dan jangan lupa, karena fokus dropshiper hanya pada pemasaran, maka upgrade terus ilmunya. Semakin diupgrade semakin berkembang pesat bisnis Anda.

Sampai jumpa besok!

Cerita : Rico Huang (Founder Alona)

Tips Cara Mulai Belajar Bisnis Dari Awal

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Hallo selamat datang di website/blog saya. Hari ini saya akan membagi tips bagaimana cara mendapatkan keuntungan dari marketplace sebagai dropship, silahkan lanjutkan baca apabila anda tertarik.

Ternyata 1 cara ini ampuh bagi saya.. !

Ceritanya weekend ini saya ada di Bandung, sedang research produk terbaru yang akan saya launch. Ada hal yang ingin saya share untuk Anda..

… ceritanya begini.

Saat ke ciwalk (cihampelas walk) untuk temui keluarga, saya sempet bingung cari ATM bank tertentu. Karena ciwalk cukup luas, maka agak sulit mencari Atm khusus yang saya butuhkan.

Lalu saya tanya ke satpam, dan diberi petunjuk. Setelah dapat petunjuk, cepat sekali. Palingan hanya butuh 5 menit, sampai di lokasi ATM yang saya butuhkan.

Kemudian di waktu yang berbeda, masih di Bandung juga, saya ketemu beberapa orang dalam rangka research produk. Jadi ceritanya saya akan merilis produk baru.. sebenarnya sejak tahun lalu ingin rilis, namun karena hambatan produksi, akhirnya saya cari solusi lain..

Akhirnya saya terjun ke dunia ini, riset, sampai pelajari detailnya. Namun terus terang aja, saya bingung.. kurang ngerti. Jadi solusinya adalah, cari orang2 yang lebih paham, lebih dulu nyemplung di dunia ini. Saya temui satu persatu.. di mulai dari yang slow respon, sampai yang very fast respon dan benar – benar membimbing detail, kayak ke adik sendiri.

Akhirnya, alhamdulillah sedikit lebih paham dari sebelumnya. Dan Insyaa Allah akan mulai launch dekat2 ini.

Produk apa? Masih rahasia. Hehehe.

Tapi, apa makna yang bisa Anda petik? Ya benar! Jika Anda ingin percepatan, jangan jalan sendiri. Minta arahan seorang ‘mentor’ yang lebih paham dan lebih dulu sukses.

Karena Ia sudah tau jalan menuju target yang Anda inginkan. Saya pribadi mempelajari produk yang akan di launch tidak bayar ke orang2 yang saya tanyai. Tapi tetap pakai waktu, tenaga dan biaya.

– biaya ongkos berhari – hari ketemu orang
– waktu berhari – hari untuk serius pelajari hal baru
– tenaga yang juga dibutuhkan. Gak santai.

Jadi, paham kan maksud saya? Ya! Ada 2 hal yang ingin saya sampaikan :

1. Jangan berjalan sendiri jika ingin percepatan, mintalah arah dari ‘mentor’.
2. Sukses itu ada harganya. Waktu, tenaga, biaya, keseriusan, fokus, dll.

Sip?

Semoga manfaat, selamat berlibur!

3 Tips Riset Produk yang Profitable ala Marketplace Terbaru

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Hallo selamat datang di website/blog saya. Hari ini saya akan membagi tips bagaimana cara mendapatkan keuntungan dari marketplace sebagai dropship, silahkan lanjutkan baca apabila anda tertarik.

Setelah mempelajari tentang sistem dropship, sekarang saya akan share bagaimana cara mudah untuk mendapatkan produk yang sedang laris serta mencari suplier yang tepat untuk sistem dropship Anda.

Cara ini banyak diterapkan oleh Pasukan Alona & terbukti berhasil mendapatkan banyak income. Riset produk yang laris akan memudahkan Anda dalam menjualnya. Riset ini cukup dilakukan melalui marketplace & caranya sangat mudah.

1. Buka tokopedia.com & klik “hotlist” maka akan keluar banyak produk yang sedang laris saat ini.

2. Jika Anda ingin menjual hijab misalnya, Anda bisa ketik di kolom search “hijab” kemudian pada bagian short, pilih lah “terlaris / penjualan” maka akan keluar hijab yang penjualan nya paling laris.

3. Setelah mendapatkan beberapa produk yang paling laris, sekarang saatnya Anda mencari suplier yang tepat untuk produk tersebut. Carilah suplier dengan kriteria seperti ini:

– kecepatan toko menunjukan spedo meter mentok ke kanan (tandanya dia sangat fast respons dengan pengiriman yang cepat?

– memiliki reputasi bagus dengan badge yang baik

– produk terjual minimal 5000pcs (menandakan bahwa dia tangan pertama & ready stock)

– cek dibagian ulasan untuk mengetahui kepuasan pembeli pada produk yang mereka jual

Jika Anda melihat semua kriteria tersebut terpenuhi, maka tanyakan “mau kah saya bantu jualan anda lebih laris? Saya akan jadi dropshiper anda”. Kalo sudah diizinkan tinggal hajar saja! Hehehe…

Semoga 3 tips tersebut memudahkan Anda dalam memulai bisnis dengan sistem dropship.

Selamat praktek!